← Back to Archive

DARI KANVAS INOVASI MENUJU KEPUTUSAN PENJAMINAN: OPERASIONAL PRODUKSI BUKTI INOVASI KESEHATAN DIGITAL DALAM KERANGKA KERJA VDHIC UNTUK EKOSISTEM PTK INDONESIA

Lusiana Siti Masytoh — Kementerian Kesehatan

Value-Based Digital Health Innovation Canvas VDHIC Regulatory Sandbox PTK HTA.

Abstract

Regulatory Sandbox untuk Inovasi Kesehatan Digital di Indonesia menyediakan jalur terstruktur dan berbasis bukti untuk evaluasi serta perluasan skala teknologi kesehatan digital. Tantangan utamanya yaitu memastikan bukti dari sandbox tidak hanya valid secara ilmiah, tetapi juga kompatibel dengan proses Penilaian Teknologi Kesehatan (PTK) formal. Value-Based Digital Health Innovation Canvas (VDHIC) dikembangkan secara kolaboratif oleh sembilan penerima beasiswa Australia Awards Indonesia 2025, menawarkan kerangka kerja terintegrasi. Blok Rencana Bukti (Evidence Plan)-nya mengoperasionalkan nilai hingga efisiensi biaya. Namun, keselarasan antara evidence plan ini dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Komite PTK untuk dasar penjaminan manfaat baru dalam program JKN belum dikaji secara sistematis. Tujuan: mengkaji operasionalisasi Evidence Plan VDHIC dalam menghasilkan bukti efektivitas biaya yang selaras dengan pengajuan PTK dan keputusan penjaminan JKN. Metode: Sistematis desk review dilakukan terhadap tiga kelompok dokumen: (1) landasan teoretis VDHIC; (2) pedoman pengajuan dokumen efektivitas biaya untuk PTK; (3) kriteria keputusan penjaminan JKN termasuk struktur tarif INA-CBG. Hasil: terdapat empat aspek temuan sebagai referensi rujukan pengembangan Evidence Plan untuk intervensi kesehatan digital. Pertama, penetapan perspektif evaluatif (payer atau masyarakat) diperlukan untuk perhitungan ICER (Incremental Cost Effectiveness Ratio) karena menentukan komponen biaya dan manfaat. Kedua, pemilihan intervensi pembanding harus merujuk pada teknologi yang telah terjamin dalam program JKN, bukan pembanding teoretis. Ketiga, durasi pengumpulan bukti dari sandbox yang relatif singkat memerlukan penyesuaian melalui pemodelan kesehatan multi-tahun. Keempat, struktur tarif INA-CBG wajib diintegrasikan sebagai basis kalkulasi biaya agar hasil efektivitas biaya kompatibel dengan skema pembayaran JKN. Kesimpulan: keempat referensi rujukan tersebut menjadikan regulatory sandbox sebagai wahana strategis untuk memproduksi bukti siap-PTK sejak fase awal inovasi. Penerapan prospektif kerangka ini di dalam sandbox sangat direkomendasikan untuk validasi empiris.