← Back to Archive

Keberlanjutan dan Keberlangsungan Program Asuransi Sosial : Bagaimana Peran Rumah Sakit?

Didin Mirandani — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Ciputra Surabaya - RS. Santa Clara Madiun

asuransi sosial JKN rumah sakit keberlanjutan pembiayaan value-based care kendali mutu kendali biaya rujukan

Abstract

Program asuransi sosial kesehatan membutuhkan keseimbangan antara keberlanjutan finansial, keberlangsungan pelayanan, mutu layanan, dan keadilan akses. Dalam sistem seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rumah sakit memegang peran strategis karena menjadi penyedia layanan rujukan, pengguna dana jaminan kesehatan terbesar untuk kasus kompleks, sekaligus aktor yang menentukan efisiensi, mutu, dan kesinambungan pelayanan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran rumah sakit dalam mendukung keberlanjutan dan keberlangsungan program asuransi sosial. Metode yang digunakan adalah kajian naratif berbasis sintesis dokumen dan literatur konseptual mengenai peran rumah sakit dalam keberlanjutan asuransi sosial, value-based care, integrasi layanan medis-sosial, business continuity, tata kelola klaim, dan kemitraan komunitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa rumah sakit berkontribusi melalui delapan peran utama: penyedia layanan bermutu, pengendali biaya, pelaksana layanan berbasis nilai, pengelola penyakit kronis, koordinator rujukan dan kesinambungan layanan, mitra komunitas dalam menangani determinan sosial kesehatan, pelaksana business continuity, serta pengelola data, klaim, dan akuntabilitas. Dalam konteks JKN, peran tersebut menjadi penting karena peningkatan utilisasi layanan rujukan dan beban jaminan dapat menekan ketahanan dana jaminan kesehatan. Kesimpulannya, rumah sakit tidak boleh diposisikan hanya sebagai penerima pembayaran klaim, tetapi sebagai mitra strategis dalam menjaga keberlanjutan program asuransi sosial melalui efisiensi, mutu, integrasi layanan, pencegahan komplikasi, tata kelola klaim, dan orientasi pada outcome pasien.